Rumah
Jangan bertengkar lagi
Biarkan lelap tidur malam ini
Rabu, 09 Maret 2016
"Redah, hujan telah usai turunkan rezkinya. Kubangan menampung anugerah mengisi dahaga-dahaga kehausan hingga meluap kemana-mana. Kira semuanya kebagian, nyata kaki telanjang itu masih mengada tangan meminta air. Berusaha menjaga agar tetes tertampung di atas selah-selah tangan. Hujan, mungkin engkau terlalu sebentar basahi bumi."
"Kata hanya kata yang tertulis, tulus sungguh tak nampak. Selalu bisu saat mata bertemu, mendiami pikiran sendiri. Pernahkah penasaran hadir di benakmu. Jika jujur mampu terucap, aku hanya suka namun takut untuk cinta. "
Selasa, 08 Maret 2016
“Setetes keringat pasti membawa manfaat,minimal apa yang kita kerjakan berguna untuk diri sendiri.” ucapnya
Berjudul
“BERGERAK! Peran Pers Mahasiswa dalam Penumbangan Rezim Soerharto” buku ini menuliskan
seacara gamblang peranan gerakan mahasiswa, dikemas dalam sudut pandang pers
mahasiswa (persma) yang hakekatnya berperan sebagai pemasok informasi,
motivator, sosialisasi, integrasi, dan edukator. Disisi lain peran mediator,
inspirator, provokator dan korektor juga turut menjadi peranan yang mampu
mempengaruhi segala lapisan masyarakat terutama para pemuda Indonesia yang saat
itu mulai menyadari adanya praktek-praktek politik, ekonomi, dan sosial yang
janggal saat rezim order baru pimpinan Soeharto yang disebut-sebut sebagai pemimpin
otoriter yang membatasi rakyat untuk beraspirasi menyampaikan pendapatnya
hingga pembrendelan. Banyak media-media pers maupun umum yang terkesan datar
dalam memberitakan gejolak politik di Indonesia, namun ada salah satu media
persma yaitu BERGERAK! yang mau secara gamblang dan tanpa sungkan-sungkan mengkritik
bagaiamana boboroknya pemerintahan Indonesia secara berani . Dalam buku ini,
Satrio sang penulis memfokuskan pada media BERGERAK! yang berperan aktif dalam
memberikan pengaruh dan mobiltas terhadap gerakan mahasiswa dalam menumbangkan
pemerintahan Soeharto, selain itu penulis juga menjelaskan pada bab awal
mengenai sejarah sistem pemerintahan Indonesia secara singkat dan bagaimana
situasi rakyat dan gerakan-gerakan, maupun pers saat itu. Kemudian pandangan
secara umum apa itu peran, status, gerakan sosial, gerakan mahasiswa, dan
persma, dengan berfondasi pada beberapa toeri dan kisah-kisah pembrontakan di
belahan bumi lain yang mirip dengan rezim di Indonesia. Kembali pada fokus
penulis, pada bab-bab selanjutkan akan dijelaskan sejarah persma, profil
BEGERAK!, dan bagaiaman peran BERGERAK! dalam penumbangan rezim soeharto hingga
kelengserannya.Senin, 07 Maret 2016
Kamis, 03 Maret 2016
Blogger + Buttermaker. XHTML Valid. Grab the RSS feed.
Converted by LiteThemes.com